Cara Pay Caramel Mengatasi Rasa Kehilangan
Rabu, 14 Des 2022 12:03 WIB
Caramel band telah beberapa kali kehilangan personil. Menurut Pay, gitaris sekaligus motor penggerak Caramel itu, bandnya pertama kali kehilangan personil ketika awal masuk lebel musik.
“Ya zamannya masih ngeband-ngeband sama teman-teman musisi di Makasar,” terang Pay kepada NAGASWARA News, Rabu (14/12/2022).
Terakhir, Ivan mengundurkan diri dari posisinya sebagai drumer. Sebelum Ivan hengkang, vokalis Caramel yang bernama Nini Siama juga terpaksa mengundurkan diri karena ijin menikah.
Rasa kehilangan itu begitu berat, membuat Pay yang menjadi pencipta lagu-lagu Caramel, termasuk “Jauh (Tinggal Kenangan)”, itu terpuruk dengan kesedihan akibat rasa kehilangan yang ada.
Untungnya, tidak seberapa lama, Pay kemudian bangkit. Ia kembali membawa sebuah single baru yang berjudul “Vaksinasi Hati”.
“Momen-momen itu akhirnya aku tuangkan dalam sebuah lirik lagu yang kemudian diberi judul ‘Vaksinasi Hati’, sebuah lagu yang menceritakan perasaan dan cinta,” terang Pay.
Momen tercipta single “Vaksinasi Hati” pun saat sedang pandemi. Pay berpikir, bukan hanya tubuhnya yang butuh vaksinasi, tapi bagian hati juga butuh vaksinasi supaya tetap kuat untuk menghadapi rasa kehilangan yang terjadi.
Selain itu dijelaskan Pay bahwa lagu “Vaksinasi Hati” adalah cara untuk memotivasi dirinya agar tetap kuat dan dapat melupakan kenangan bersama orang-orang yang pernah dekat dengannya, tapi kemudian menghilang.
“Makanya lagu dan aransemennya musiknya dibuat seenergik mungkin sebagai tanda semangat baru,” pungkasnya.
Saat ini, Caramel band beranggotakan Pay (gitar). Thavia (vokal), dan Arie (drum). Sempat vakum setelah merilis single “Akar Peneguh” tahun 2018, Caramel kembali dengan single “Vaksinasi Hati” bersama para personil baru. [KimSadewa]